Teramat Sayang

Berpacu di awang-awang
temaram lentera berandaku
mengawasi setiap lembar kata
yang tersembunyi di kedalaman kalbu
          Nyata hanya engkau saja
          yang terpatri di dinding jiwa
          tak berdalih sedikitpun
          kecuali semerbak wangimu
          terurai di setiap bunga mimpi
Tak mampu lagi ku mendusta nyata
selalu menggubah asmamu
bersama detak waktu mengiring langkah
dan ku teramat sayang..
Share this article now on :

Video Terbaru

Lokananta Sastra

Biang Gosip
Aku Ingin Pulang
Syairku adalah Tuhan
Aku Sih Seneng Aja!!!
Novelet Rindu
Kampanye Wayang Kulit

Baca artikel selengkapnya di emailmu